Halle Bailey Memerankan Ariel, The Little Mermaid

Di tahun-tahun mendatang sepertinya film animasi Disney akan semakin banyak diproduksi ulang dalam versi live action. Setelah Aladdin, Beauty and the Beast, Cinderella, dan Lion King, di tahun 2020 mendatang para fans Disney akan disuguhi live action The Little Mermaid.

Synopsis singkat

Anda masih ingat jalan ceritanya? Film ini merupakan adaptasi dari dongeng masyarakat Eropa namun tentu saja dengan akhir yang happy ending khas cerita princess Disney. The Little Mermaid mengisahkan tentang  Princess Ariel, putri kesayangan King Neptunus, si Raja Lautan yang jatuh cinta pada manusia biasa, yaitu Prince Eric.

Demi menjadi manusia, Ariel rela menukarkan suaranya yang indah dengan sepasang kaki. Penyihir jahat Ursula yang ingin menguasai lautan memanfaatkan hal ini demi mengalahkan Raja Neptunus. Ariel diburu waktu untuk membuat sang Pangeran berjanji setia kepadanya atau dia akan musnah menjadi gelembung. Jangan lewatkan filmnya kalau Anda ingin mengetahui lanjutan kisah putri duyung cantik ini.

Pada versi live action ini Rob Marshal yang akan duduk di kursi sutradara. Sebelumnya Marshall juga sudah pernah menyutradarai Marry Poppins Returns yang diketahui cukup sukses di pasaran. Lalu untuk membawa satwa-satwa laut ke layar lebar ada teknologi CGI yang akan membantu.

Pemain The Little Mermaid

Bintang Crazy Rich Asians serta Ocean’s Eight, Awkwafina kabarnya akan membawakan peran Scuttle, si Burung Camar. Pada versi animasinya mungkin Anda masih ingat bahwa pengisi suara karakter ini adalah pria. Entah apa alasannya, karakter Scuttle diganti menjadi wanita pada versi terbaru film ini.

Berikutnya ada Jacob Tremblay, aktor cilik berbakat yang pernah bermain pada film drama Room. Tremblay didapuk menjadi si ikan Flounder sahabat Ariel di sini. Melissa McCarthy, aktris komedi kawakan yang pernah dua kali masuk dalam daftar nominasi piala Oscar tengah dipertimbangkan untuk memerankan si Jahat Ursula pada film ini.

Berikutnya untuk tokoh Ariel, Rob Marshall sudah mantap memilih aktris Halle Bailey sebagai Ariel si putri duyung. Hailey yang juga penyanyi adalah anggota dari grup duo Chloe x Halle. Sejak tahun 2015 Halle dan Chloe saudarinya menyanyikan cover lagu-lagu Beyonce dan mengunggahnya ke YouTube. Tak disangka Beyonce mengamati aksi mereka dan mengajaknya untuk bergabung pada manajemennya serta mendidik mereka untuk menjadi penyanyi professional.

Dapat dibilang bahwa keputusan Marshall ini cukup berani dan controversial mengingat gambaran sosok Ariel seharusnya adalah putri duyung berkulit putih. Namun Marshall tetap pada pendiriannya walaupun beberapa fans film animasi ini sempat protes di media social.

Salah satu sumber yang terlibat dalam produksi film tersebut mengatakan bahwa sejak awal Bailey sudah menjadi pilihan utama Marshall, walaupun selama berbulan-bulan mereka berupaya mendapatkan aktris yang paling sesuai.

Menurut sang sutradara sendiri alasannya memilih penyanyi remaja itu adalah Halle Bailey mempunyai kombinasi antara jiwa muda, kenaifan, hati yang baik, serta semangat, dan ini semua sangat cocok menggambarkan karakter Ariel. Apalagi Bailey memang piawai menyanyi dan mempunyai suara yang indah.

Pada versi live action ini Anda tetap dapat mendengarkan lagu-lagu sebagaimana pada versi animasinya ditambah lagu baru yang digubah oleh komposer Alan Menken dan Lin-Manuel Miranda. Tak hanya mengurus musiknya, Miranda juga memproduseri film ini bersama John DeLuca, Marc Platt, serta Marshall sendiri.
Penulis naskah The Little Mermaid adlah David Magee dan Jane Goldman yang konon sudah mulai merancang naskah film yang rencananya akan dirilis di bulan April 2020 tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*